Menu ✖

Mode Gelap
 

Aparat Negara WIB

Imigrasi Bogor Amankan 13 Warga Negara Jepang Diduga Pelaku Penipuan Daring


					Imigrasi Bogor Amankan 13 Warga Negara Jepang Diduga Pelaku Penipuan Daring Perbesar

BOGOR – Kantor Imigrasi Bogor mengamankan 13 (tiga belas) warga negara asing (WNA) asal
Jepang yang diduga terlibat dalam praktik penipuan daring (online scamming). Belasan WNA tersebut diringkus dalam operasi pengawasan keimigrasian di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Senin (2/3/2026) malam.

Operasi ini bermula dari pengamatan intensif yang dilakukan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) selama beberapa hari terakhir. Petugas mencium adanya aktivitas mencurigakan di sebuah kawasan hunian di Sentul yang melibatkan sejumlah warga asing.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di tiga rumah berbeda, petugas menemukan 13 pria berkebangsaan Jepang. Dari hasil pemeriksaan dokumen di tempat, didapati bahwa satu orang di antaranya tidak mampu menunjukkan paspor asli saat diminta oleh petugas. Para WNA ini diduga menjalankan praktik penipuan daring yang menyasar korban di negara asal mereka, yaitu warga negara Jepang.
Selain mengamankan para terduga, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan adanya aktivitas cyber crime, antara lain atribut yang menyerupai seragam dan tanda pengenal Kepolisian Jepang; puluhan unit telepon genggam dan perangkat
komputer; Perangkat penguat (booster) serta pengacak sinyal; serta berbagai perangkat elektronik pendukung lainnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk komitmen Imigrasi dalam menjaga kedaulatan hukum dan keamanan
wilayah dari penyalahgunaan izin tinggal.

“Pengawasan orang asing merupakan tugas dan fungsi kami untuk memastikan setiap warga negara asing yang berada di wilayah Indonesia mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kasus ini, kami melakukan tindakan secara profesional dan terukur setelah melalui proses pengawasan yang mendalam,” ujar Ritus Ramadhana.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi aktivitas ilegal yang dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman yang turut hadir menambahkan.

“Petugas kami akan mendalami pemeriksaan terhadap yang bersangkutan serta berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk kepolisian dan perwakilan negara terkait, apabila ditemukan unsur tindak pidana yang lebih luas,” ujar Yuldi.

Ke-13 WNA Jepang tersebut saat ini telah dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor untuk menjalani pemeriksaan intensif (BAP). Fokus pemeriksaan meliputi penyalahgunaan izin tinggal sesuai UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian serta pendalaman atas dugaan tindak pidana penipuan lintas negara.

*Humas Imigrasi Bogor

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Pemdes Situ Ilir Siap Salurkan Beras kepada 1683 KPM

2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Kades Kemang soroti ketidakhadiran pimpinan Kecamatan saat event tradisi Besan

10 September 2026 - 09:01 WIB

Warga Desa Petir Tunjukan potensi Seni disela MTQ ke 48 Kecamatan Dramaga

10 September 2026 - 01:40 WIB

Hindari Tanah Longsor CV. JAS Tembok Tebing sungai Sukaresmi kota Bogor

25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Baru Pelantikan SANTANA DPD KNPI Kota Bogor langsung Gelar Bebersih lingkungan tepi sungai

2 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Masa Ta’aruf Murid MI Matlaul Anwar penuh pesona keceriaan dan kegembiraan

24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Trending di News