suryabogor.info -Mulai dari pihak yayasan Pondasi Nutrisi Bangsa (PNB) ,para guru dan tim SPPG wilayah Sukaresmi kembali lakukan rapat kordinasi bulanan yang bertempat di ruang sekolah yayasan almunir, kelurahan suka resmi kecamatan tanah Sareal kota Bogor, selasa (6/10/26).
Segenap dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) kembali hadir dalam rangka menerima masukan -masukan dari para guru yang mewakili peserta didiknya guna meningkatkan pelayanan terhadap keluarga penerima manfaat.
Hal tersebut disampaikan kepala SPPG kelurahan Sukaresmi kec Tansa Dodi Wahyudi bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin bulanan melakukan rapat kordinasi semua pihak guna meningkatkan kualitas makanan dan pelayanan agar sesuai harapan program presiden bapak Prabowo dan Alhamdulillah hingga kini untuk wilayah Sukaresmi itu kondusif namun kami tetap mengadakan monitoring karena ini berkaitan denga gizi anak ungkapnya saat di temui awak media suryabogor.info

usai rakor SPPG
didalam rangkaian rapat tersebut selain menerima masukan dari para guru juga pihak SPPG ingin memastikan ompreng tetap hygenis dipastikan aman namun tak di pungkiri terkait teknis ada saja yang perlu di perhatikan salah satu contoh buah buahan yang belum matang kok bisa lolos atau jeruk kurang manis juga bisa masuk di ompreng nah ini perlu selektif kembali ujar Dodi wahyudi selaku kepala SPPG wilayah Sukaresmi.
Dodi juga menjelaskan dari 17 sekolah dan 3 posyandu atau 2568 KPM hingga saat ini Alhamdulillah kondusif.
sementara itu masih di tempat yang sama Ageng selaku Perwakilan dari Yayasan Pondasi Nutrisi Bangsa ” ya Alhamdulillah dari pihak perwakilan dari KPM telah diapresiasi karena kami cukup bangga damg adanya informasi tersebut atas pelayanan dan pendistribusian sesuai harapan dan keinginan KPM itu sendiri dan kami akan terus berupaya menjaga pelayanan yang terbaik imbuhnya (Sari














