Menu

Mode Gelap
 

pemerintahan 17:52 WIB

Isu Rumah Rp1,5 Miliar Dibantah, Bupati Buru Selatan Tegaskan Hanya Kontrak untuk Rumah Sekda


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Namrole Kab Buru Selatan Prov Maluku.
– Isu yang menyebut adanya pembelian rumah senilai Rp1,5 miliar oleh Bupati Buru Selatan, Lahmidi, untuk kepentingan pribadi, akhirnya diluruskan. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan dinilai menyesatkan.

Ketua Pergerakan Pelajar Maluku (PPM), Ismail Difinubun, menegaskan bahwa bangunan yang dimaksud bukanlah hasil pembelian, melainkan rumah yang dikontrak untuk kebutuhan operasional, yakni sebagai tempat tinggal Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Selatan.

Perlu di Luruskan itu bukan pembelian rumah seperti yang dituduhkan. Itu hanya kontrak untuk perumahan Sekda, jadi jangan dipelintir seolah-olah digunakan untuk kepentingan pribadi, tegas Ismail.
Penjelasan tersebut kemudian diperkuat langsung oleh Bupati Buru Selatan, Lahmidi. Saat dikonfirmasi, ia membenarkan bahwa rumah dimaksud memang diperuntukkan sebagai rumah dinas sementara bagi Sekda, bukan untuk kepentingan pribadi apalagi dibeli menggunakan APBD.

Hamidi Menambahkan, itu hanya kontrak untuk rumah Sekda, bukan pembelian. Tidak ada penggunaan anggaran untuk kepentingan pribadi seperti yang dituduhkan, jelas Putra Buru Selatan yg juga Kelahiran Buru selatan Kec Kepala Madan.

Ia menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran daerah Negara memiliki mekanisme dan pengawasan yang ketat, sehingga tidak bisa digunakan di luar peruntukannya.Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Buru Selatan ke arah yang lebih baik. Saya siap bila di Kritik, selama disampaikan secara objektif dan berdasarkan fakta.

Saya tidak alergi terhadap kritik, justru itu penting untuk pembangunan. Tapi kritik harus berdasar dan disampaikan pada tempatnya, bukan melalui informasi yang tidak benar, Katanya Sambil Tersenyum.

Oplus_131072

Sementara itu, Ketua PPM Ismail Difinubun juga mengajak seluruh pemuda, pelajar, dan khususnya mahasiswa agar berperan aktif dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik. Ia menekankan pentingnya menyampaikan informasi yang akurat dan tidak ikut menyebarkan hoaks.

Pemuda dan mahasiswa harus menjadi pelopor informasi yang benar. Jangan ikut menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya, karena itu bisa merusak kepercayaan publik,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyaring informasi, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

(Amar s)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Wujudkan kesehatan warganya Pemdes lakukan Donor Darah disela Halal Bihalal

14 April 2026 - 10:51 WIB

Pererat Sinergi, Kecamatan Bogor Timur Gelar Halal Bihalal Bersama Insan Media

13 April 2026 - 13:35 WIB

Warga Atang Sanjaya Kecamatan Kemang miliki Kantor kelurahan Tiga lantai

4 April 2026 - 00:53 WIB

Kades Gobang Rogoh Kocek Pribadi, Beri Insentif dan Penghargaan untuk 190 Guru Ngaji

31 Maret 2026 - 14:46 WIB

Walikota Bogor Berharap warga Berzakat melalui Baznas kota Bogor

18 Maret 2026 - 16:23 WIB

Rudy Susmanto Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 Maret 2026 - 22:05 WIB

Trending di pemerintahan